Beberapa hari yang
lalu, saya mendapat sms dari teman lama,ia adalah teman saya waktu kami
mengikuti sebuah festival kesenian di
Jogja. Singkat cerita setelah kami saling bertanya kabar, kami juga menanyakan kesibukan masing-masing.
Senang sekali rasanya, saat mendengar teman saya ini juga bergerak di bidang plantation, sama dengan isu yang saya
sukai dan sedang saya kerjakan. Teman saya bergerak sendiri dan mengajak rekan,
kerabat atau teman terdekatnya untuk menyebarkan bahwa kegiatan bercocok tanam tidak terlepas dari kegiatan
sehari-hari. Teman saya mulai menanam umbi-umbian, seperti kirut, ganyong, dan
umbi-umbi lain. Teman saya juga menceritakan, bahwa media yang ia gunakan
tidaklah rumit, dengan lahan yang sempit tanaman pun mulai menyesuaikan diri.
Isu yang ingin disebarkan oleh teman saya adalah bahwa di kota pun padi dapat
tumbuh, sehinggahal semacam ini bisa ditularkan pada anak-anak kota besar
lainnya, seperti Jakarta, Bandung, atau Surabaya. Isu inilah yang semulanya
akan saya kembangkan di tempat kerja saya nanti, bahwa saya ingin menghidupkan
lahan di tempat kerja yang sudah lama menganggur, seperti dengan menanam
umbi-umbian, bumbu dapur, sayuran, buah dengan sistem perawatan yang bebas dari
pestisida, mengapa saya katakana bebas pestisida, menggunakan label organic itu sendiri sangat
sulit, membutuhkan sertifikasi yang tidak mudah. Oke mari bercocok tanam kawan J
Nah usia sudah menginjak sepermpat abad, tetapi pilihan-pilihan untuk menata karir yang pasti belum terpikirkan, msih bercabang mikir kesana dan kesini.Yaa akhirnya saya memilih meninggalkan pekerjaan lebih tepatnya bersama lingkungan yang lama untu memasuki pekerjaan baru, yang mungkin lebih memberikan hasil bagi saya. Cita-cita yang tidak mentok setelah kerja membuat bingung pijakan apa buat lompatan selanjutnya. Nah mungkin masalah galau pekerjaan bukan cuma saya saja yang mengalami, tetapi juga rekan sekitar saya. Kami ingin berkembang melalui wirausaha tapi orang tua belum cukup percaya. Usaha pun kembali saya rintis dengan teman-teman juga dimulai dengan modal alakadarnya, hasilnya belum diketahui. Mungkin tulisan ini sedikit curhatan galau tidak menarik bagi saya, tapi kalau boleh di ulang atau diingat lagi, saya mulai malas bekerja karena terakhir pekerjaan saya cukup menyenangkan, adaptasi dengan pekerjaan kantoran cukup rumit. Oh bisa saja bukan pada adaptasi ...
Komentar
Posting Komentar