Langsung ke konten utama

kita cari uang

Ya saya tepat hampir enam bulan nganggur, tanpa penghasilan isinya main doang. Setiap pagi sehabis bangun tidur sekitar pukul 07.30 saya menyirami halaman juga beberapa tumbuhan dengan air sisa cucian, menjelang siang saya mandi. aktivitas sehari-hari di Rumah yaitu internetan dan tidur, kadang main dengan kawan lama. Kalau ditanya bosen atau tidak menganggur, tentu saya bosan. Saya tidak berpenghasilan sama sekali, hanya mengandalkan jula-beli barang bekas yang tidak seberapa, belum lagi akhir-akhir ini saya tidak jalan ke klithikan. Pasar klitikan yang biasanya saya kunjungi kabarnya terbakar. Mau dikata apa?
Sosok teman saya semasa kuliah yang biasa-biasa saja, seperti malas mengerjakan tugaspun kini telah bekerja. Relasi antara pengangguran dan pekerja pun menjadi semakin menjauh.Teman saya yang sudah bekerja kini memandang saya (mungkin ini perasaan saya saja), seorang pengangguran yang mals-malasan dan tidak mau mencari pengalaman, nah di sisi lain mungkin juga beberapa teman sependapat dengan saya, untuk kerja seperti itu, masuk dengan jam demikian, di perintah seperti robot kami telah melewati.
Perkataan teman saya juga sedikit membangkitkan, teman saya mengatakan "apakah yang kita cari selain uang? ". Mehh saya menelan ludah, mungkin saya dianggap terlalu idealis dalam memilih pekerjaan, atau pekerjaan itu sendiri memiliki selara, ya entahlah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

nona atau nyonya di rumah sakit

Hari ini saya mengantarkan kawan, Titi namanya. Titi mengalami  sakit saat datang bulan, ia pernah berobat di Rumah Sakit Bethesda, duku mendapatkan vonis seperti myom. Pengobatan yang bisa dilakukan untuk Titi ialah menikah terlebih dahulu, setelah itu baru bisa di tindak lanjuti.

diskon akhir bulan

Hari ini saya disuruh ibu untuk pergi ke sebuah Toko retail paling ternama di kota ini, rupanya ibu membaca sebuah Koran harian lokal yang memuat iklan diskon di pusat perbelanjaan tersebut. Ibu tertarik, soalnya dalam iklan tersebut tertulis “beli dua dapat satu”. Akhir bulan, uang sedang menipis hanya cukup untuk makan, ibupun belum gajian, tetapi karena termakan iklan tersebut ibu memaksa saya membelikan sandal, jika beli dua yang berarti dapat tiga maka  satu untuk ibu, satu untuk kakak perempuan saya dan satu bagian lagi tentu untuk saya. Promosi di akhir bulan ini bisa jadi sebuah musibah bagi yang menerima gaji di awal bulan tetapi memiliki hasrat belanja tinggi, juga musibah bagi penerima gaji di akhir bulan lalu habis dibelanjakan begitu saja. Sayateringat waktu kerja di kabupaten terpencll, saya mungkin sebulan sekali pergi ke kota dan sayapun mikir dua kali untuk belanja. Jaraka dan media meskipun di pedalaman, akhir bulan, dan uang pas-pasan sungguh tidak menja...

perempuan hebat

Saya Ngefans Mbaknya. .   . Pagi ini saat saya membuka laman facebook, salah satu istri dari teman saya memposting cukup panjang di status facebooknya. Biasanya saya cukup malas mengamati postingan-postingan teman saya yang tidak lebih dari sekedar keluhan, harapan atau doa-doanya yang diketik di statusnya, akan tetapi postingan istri teman saya ini cukup menarik, dan setelah saya membacanya pun dalam hati “Aku ngefans karo mbak’e iki.” Postingan dia adalah postingan akan keresahan sebagai kakak yang merasa gagal menjaga adiknya, juga dengan kondisi orang tua yang sudah tidak lagi sehat seperti dulu, si adik sedang terkena musibah yang mungkin bisa saja dianggap aib oleh orang-orang sekitar. Adik dari istri teman saya tersebut hamil di luar pernikahan, dan latar belakang keluarganya merupakan muslim yang taat. Oke dari cerita singkat ini kita tidak bolek asal melakukan tuduhan-tuduhan miring, karena kita tidak tau pasti ada apa dibelakangnya. Saya kagum terhadap sosok ka...