Langsung ke konten utama

Postingan

Menuju Akhir Tahun

Bulan Septemberpun akan segera berahir, kita hanya menikmati sisa tiga bulan menuju tahun 2015 yang juga memasuki pendewasaan baru, yaa tepat usia saya mencapai seperempat abad. Otomatis saat inilah saya memiliki krisis-krisis di usia seperempat abad, bagaimana melangkah atau berlompat ke tujuan yang berbeda dari umur sebelumnya.  Tentu banyak hal atau impian saya yang belum terwujud dalam duatahun terakhir ini, saya harus mulai lagi dari awal seperti lari-lari kecil untuk mengejar cita-cita. Ini bukan saatnya untuk bermain-mai, menghabiskan waktu juga memikirkan pula dengan siapa kita akan melanjutkan perjalanan ke shelter berikutnya. Tak ada yang lebih saya syukuri selain kebebasan di usia ini, mulai belajar menulis, mulai belajar membaca dan membuat project kecil-keclan bersama teman.  Usia yang bergerak cepat ini, bisa dibilang belum apa-apa jika dibandingkan dengan teman senagkatan, tapi setidaknya saya berusaha membuat lompatan-lompatan lebih cepat dengan batasan wa...

Sampahku dan Sampahmu

Sore ini saya menemani nenek untuk membersihkan kebun dekat rumah, lokasi kebun atau yang biasa kami sebut pekarangan ini tidaklah cukup jauh dari rumah. Di sisi timur kebun terdapat rumah salah satu sanak famili kami, dan disisi utara terdapat beberapa rumah tetangga. Untuk sisis barat kebun ini berbatasan lain dengan sungai, dan sisi selatan ialah pekarangan kerabat kami juga. Asal-usul kebun nenek saya ini memang tanah warisan, jadi tidak heran jika berbatasan dengan tanah milik sanak famili. Jalan menuju kebun kami memang melewati pelataran rumah tetangga, seperti jalanan khas perkampungan. Untuk ukuran kebun kami termasuk sedang, yaitu tidak terlalu luas juga tidak terlalu sempit. Saya baru kali ini mengikuti nenek membersihkan kebun, setelah sekian tahun meninggalkan rumah untuk bersekolah dan bekerja di luar kota. Agak heran juga  saat nenek saya setiap sore menyapu kebun, saya kira nenek menyapu dedaunan yang gugur, dan sayapun berkata pada nenek, "Kui jenenge nguyahi...

Proyek Baru Ide Lama

Sepulang saya dari luar pulau, saya kembali ke sedikit aktivitas semula, yaitu bekerja kreatif. Kai ini saya memuai pekerjaan ini dengan beberapa rekan, bukan berdiri dengan bendera pribadi. Pekerjaan ini bertujuan mengisi waktu luang dan menyalurkan keratifitas masing-masing. Saya yang tiga eh hamper empat bulan tidak produktif sama sekali, saat ini mulai membangkitkan semangat dodolan walaupun untuk bentuk dan fungsionalitas masih meniru (iya meniru). Untuk produk yang kami produksi awal-awal ialah benda pakai, travelling, dan ramah lingkungan, oh iya tambah satu lagi bercirikan heritage. Rumit memang saat menggabungkan konsep heritage dan ramah lingkungan, dimana ramah lingkungan untuk pembangunan berkelanjutkan mementingkan aspek sedikit mungkin barang yang digunakan untuk menekan sampah, dan di sisi heritage kita mengagungkan sebuah pengarsipan benda masa lalu, yang juga memiliki motto “everything has history”, sehingga semua benda sebisa mungkin dikumpulkan dan sayin...

diskon akhir bulan

Hari ini saya disuruh ibu untuk pergi ke sebuah Toko retail paling ternama di kota ini, rupanya ibu membaca sebuah Koran harian lokal yang memuat iklan diskon di pusat perbelanjaan tersebut. Ibu tertarik, soalnya dalam iklan tersebut tertulis “beli dua dapat satu”. Akhir bulan, uang sedang menipis hanya cukup untuk makan, ibupun belum gajian, tetapi karena termakan iklan tersebut ibu memaksa saya membelikan sandal, jika beli dua yang berarti dapat tiga maka  satu untuk ibu, satu untuk kakak perempuan saya dan satu bagian lagi tentu untuk saya. Promosi di akhir bulan ini bisa jadi sebuah musibah bagi yang menerima gaji di awal bulan tetapi memiliki hasrat belanja tinggi, juga musibah bagi penerima gaji di akhir bulan lalu habis dibelanjakan begitu saja. Sayateringat waktu kerja di kabupaten terpencll, saya mungkin sebulan sekali pergi ke kota dan sayapun mikir dua kali untuk belanja. Jaraka dan media meskipun di pedalaman, akhir bulan, dan uang pas-pasan sungguh tidak menja...

perempuan hebat

Saya Ngefans Mbaknya. .   . Pagi ini saat saya membuka laman facebook, salah satu istri dari teman saya memposting cukup panjang di status facebooknya. Biasanya saya cukup malas mengamati postingan-postingan teman saya yang tidak lebih dari sekedar keluhan, harapan atau doa-doanya yang diketik di statusnya, akan tetapi postingan istri teman saya ini cukup menarik, dan setelah saya membacanya pun dalam hati “Aku ngefans karo mbak’e iki.” Postingan dia adalah postingan akan keresahan sebagai kakak yang merasa gagal menjaga adiknya, juga dengan kondisi orang tua yang sudah tidak lagi sehat seperti dulu, si adik sedang terkena musibah yang mungkin bisa saja dianggap aib oleh orang-orang sekitar. Adik dari istri teman saya tersebut hamil di luar pernikahan, dan latar belakang keluarganya merupakan muslim yang taat. Oke dari cerita singkat ini kita tidak bolek asal melakukan tuduhan-tuduhan miring, karena kita tidak tau pasti ada apa dibelakangnya. Saya kagum terhadap sosok ka...

Segelas susu coklat

Rasanya usdah lama saya tidak meminum susu, terhitung sejak saya memutuskan menjadi vegan alay, dan tidak mengkonsumsi ekstrak hewani. Kenapa alay? Ya keran beberapa teman menyebut saya korban marketing pangan organic. Malam ini saya malas makan, itu juga pilihan saya yang alay. Satu-satunya lauk yang baru ialah lele, sedangkan sisanya adalah sayur tadi siang. Jujur saja saya sedang mangkel, ini sedikit curcol tetapi saya malas menuliskan kemangkelan saya. Rutinitas meminum kopi, the atau segelas coklat panas biasanya saya lakukan minimal sebulan sekali saat kuliah di Jogja. Kegiatan tersebut selain mencari koneksi internet yang ceoat, mengirim file juga saya manfaatkan untuk mencari ketenangan dalam membaca buku. Kesepian di coffe shop tersebut membantu saya setidaknya setengah dari buku tersebut saya lahap habis. Kegiatan menongkrong di café semacam itu lebih sering saya jalankan sendiri, mencari kesepian, tapi bukan bagian dari ibadah. Kadang juga bersama dengan seorang k...

bagian dari keseharian

Wah sudah beberapa hari saya terlewatkan tanpa menulis blog, kebolongan semacam ini pasti akan saya labeli dengan alasan “sibuk”. Sesibuk apakah saya akhir-akhir ini? Tulisan yang lama saja belum saya edit biar gak banyak tiponya. Beberapa bulan disini, saya lebih sering terkena sakit. Sakit yang saya alami cukup sepele, yaitu masuk angin. Kali ini saya mulai tahu penyebab masuk angin, yaitu cukup jelas karena angin. Saya harus memakai jaket jika keluar bepergian  naik motor atau jangan tidur terlalu   larut, dan juga dilarang   mandi terlalu malam. Alasan-alasan demikian saya amini, mungkin pengaruh usia? Apa? (((usia))) Tahun ini saya sudah hampir memasuki seperempat abad, dan tanpa kita sadari menjadi tua itu pasti. Oleh karena itu, saya akhir-akhir ini sudah mempersiapkan hari tua. Apakah tabungan hari tua saya?  berupa tabungan deposit? KPR rumah? Investasi emas? Asuransi jiawa atau kesehatan?   Ohh tentu bukan semuanya, Dilihat secara finansiial s...